Senin, 25 Oktober 2021

makalah ip adress

 Makalah Produktif

Pengajar : Taufik Nur Widayanto S.Kom

IP ADRESS

 


 

 

By :

oktavia sapitri

SMK ISLAM NUR EL-ARAFAH

2021/2022

 


 

 

 

BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang Masalah

          Komunikasi data dalam suatu jaringan membutuhkan suatu aturan tertentu sehingga computer-komputer yang terhubung dapat saling terjadi proses komunikasi data. Dalam istilah jaringan computer, aturan tersebut disebut sebagai protocol. Biasanya protocol yang di design di peruntukkan untuk jenis system operasi tertentu. Misalnya Ms. Windows membuat protocol NetBUI,Novel Netware membuat protocol IPX/SPX dan sebagainya.

            Untuk dapat saling berkomunikasi data dalam suatu jaringan dibutuhkan protocol yang dapat diimplementasikan dalam berbagai jenis System Operasi di atas. Protokol yang dapat diimplementsikan pada berbagai macam System Operasi adalah protocol IP. Dengan adanya  protokolIP komunikasi antara Ms. Windows dan Novel Netware dapat dilakukan. 

 

1.2 Rumusan masalah

1. Pengertian IP ADDRESS

2. Forrmat IP ADDRESS

3. Jenis IP Address

4.Setting IP Address

 


 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

A.Pengertian IP ADDRESS

        IP adalah protokol di internet / jaringan komputer yang mengurusi masalah pengalamatan dan mengatur pengiriman  paket data sehingga ia sampai ke alamat yang benar. Setiap komputer jaringan atau terkoneksi internet harus memiliki alamat yang unik. Satu alamat hanya boleh dimiliki satu komputer.

            IP Adders adalah identitas satu komputer dalam jaring computer / internet, seperti halnya rumah kita memupnyai nomer rumah yang tertempel pada dinding. Penulisan IP Adders terbagi  4 kelompok 8 bit yang dituliskan dalam bilangan biner. Dimana setiap kelompok dalam IP  Adders dipisahkan oleh titik  (red;Dot). Nilai terbesar dari bilangan biner 8 bit adalah 255. Oleh karena itu jumlah IP Adders yang tersedia ialah 255.255.255.255 IP Adders yang sebanyak ini harus dibagi bagikan keseluruh pengguna jaringan komputer / internet di seluruh dunia.IP Address memiliki 2 fungsi, yakni:

1. Sebagai alat identifikasi host atau antarmuka pada jaringan. Fungsi ini diilustrasikan seperti nama orang sebagai suatu metode untuk mengenali siapa orang tersebut dalam jaringan komputer berlaku hal yang sama

2. Sebagai alamat lokasi jaringan. Fungsi ini diilustrasikan seperti alamat rumah kita yang menunjukkan lokasi kita berada. Untuk memudahkan pengiriman paket data, maka IP Address memuat informasi keberadaannya. Ada rute yang harus dilalui agar dapat sampai ke komputer yang dituju.

 

B. Network ID dan Host ID

      Pembagian kelas IP address didasarkan pada 2 hal, yakni Network ID dan Host ID. Network ID adalah bagian dari IP address yangmenunjukkan lokasi jaringan komputer tersebut berada. Sedangkan Host ID menunjukkan seluruh Host TCP/IP yang lain dalam jaringan tersebut.

 

 

 

C.Format IP ADDRESS

        IP address dinyatakan dalam struktur bilangan biner yang terdiri atas 32 bit dengan bentuk sebagai berikut.

xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

 

E.Subnet Mask

       Nilai subnet mask berfungsi untuk memisahkan network ID dengan host ID. Subnet mask diperlukan oleh TCP/IP untuk menentukan, apakah jaringan yang dimaksud adalah jaringan lokal atau nonlokal. Untuk jaringan Nonlokal berarti TCP/IP harus mengirimkan paket data melalui sebuah Router. Dengan demikian, diperlukan  address mask untuk menyaring IP address dan paket data yang keluar masuk jaringan tersebut.

       Network ID dan host ID didalam IP address dibedakan oleh penggunaan subnet mask. Masing-masing subnet mask menggunakan pola nomor 32-bit yang merupakan bit groups dari semua satu (1) yang menunjukkan network ID dan semua nol (0) menunjukkan host ID dari porsi IP address.

       Sebagai contoh, alamat kelas B: 170.203.93.5 bilangan binernya adalah:

       10101010 11001011 01011101 00000101

      Subnet mask default untuk alamat kelas B adalah:

     11111111 11111111 00000000 00000000

       Bisa juga ditulis dalam notasi desimal:                             

   255.255.0.0

Tabel : Subnet mask untuk internet address classes

Kelas

Bit Subnet

Subnet mask

A

11111111 00000000 00000000 00000000

225.0.0.0

B

11111111 11111111 00000000 00000000

225.225.0.0

C

11111111 11111111 11111111 00000000

225.225.225.0

 

F. Jenis IP ADDRESS

Berdasarkan jenisnya IP address dibedakan menjadi 2 macam yaitu IP Private dan IP Public.

1.    IP Private adalah suatu IP address yang digunakan oleh suatu organisasi yang diperuntukkan untuk jaringan lokal. Sehingga organisasi lain dari luar organisasi tersebut tidak dapat melakukan komunikasi dengan jaringan lokal tersebut. Contoh pemakaiannya adalah pada jaringan intranet.

 Sedangkan Range IP Private adalah sebagai berikut :

 Kelas A : 10.0.0.0 – 10.255.255.255

 Kelas B : 172.16.0.0 – 172.31.255.255

 Kelas C : 192.168.0.0 – 192.168.255.255

2.    IP Public adalah suatu IP address yang digunakan pada jaringan lokal oleh suatu organisasi dan organisasi lain dari luar organisasi tersebut dapat melakukan komunikasi langsung dengan jaringan lokal tersebut. Contoh pemakaiannya adalah pada jaringan internet.

      Sedangkan range dari IP Public : range IP address yang tidak termasuk dalam IP Private.

 

Pengalokasian IP Address

                      Pengalokasian IP address pada dasarnya ialah proses memilih network ID dan host ID yang tepat untuk suatu jaringan. Tepat atau tidaknya konfigurasi ini tergantung dari tujuan yang hendak dicapai, yaitu mengalokasikan IP address seefisien mungkin.

 

G.Aturan Dasar Pemilihan  Network ID dan Host ID

Terdapat beberapa aturan dasar dalam menentukan network ID dan host ID yang hendak digunakan. Aturan tersebut ialah :     

  1.Network ID tidak boleh sama dengan 127

     Network ID 127 tidak dapat digunakan karena ia secara default digunakan untuk keperluan loopback. Loopback ialah IP address yang digunakan komputer untuk menunjuk dirinya sendiri.

 

 

 

 

 

 2.Network ID dan host ID tidak boleh sama dengan 255 (seluruh bit di set 1)

   Seluruh bit dari network ID dan host ID tidak boleh semunya di set 1. Jika hal ini dilakukan, network ID atau host ID tersebut akan diartikan sebagai alamat broadcast. ID broadcast merupakan alamat yang mewakili seluruh anggota jaringan. Pengiriman paket ke alamat broadcast akan menyebabkan paket ini didengarkan oleh seluruh anggota network tersebut.

 

        3.Network ID dan host ID tidak boleh 0 (nol)

             Network ID dan host ID tidak boleh semua bitnya 0 (nol). IP address dengan host ID 0 diartikan sebagai alamat network. Alamat network ialah alamat yang digunakan untuk menunjuk suatu jaringan, dan tidak menunjukkan suatu host.

 

      4.Host ID harus unik dalam satu network

            Dalam satu network, tidak boleh ada dua host yang memiliki host ID yang sama.

 

 

H.Private Address

        Private address adalah kelompok IP Address yang dapat dipakai tanpa harus melakukan pendaftaran. IP Address ini hanya dapat digunakan untuk jaringan local (LAN) dan tidak dikenalkan dan diabaikan oleh internet. Alamat ini adalah unik bagi jaringan global. Agar IP private ini dapat terkoneksi ke internet, diperlukan peralatan Router dengan fasilitas Network Address Traslatiaon (NAT).

 


 

 

BAB III

PENUTUP

1.1    Kesimpulan

IP Address (Internet Protokol Address) adalah suatu identitas numerik yang dilabelkan kepada suatu alat seperti komputer,router atau printer yang terdapat dalam suatu jaringan komputer yang menggunakan internet protokol sebagai sarana komunikasi. Sekian yang kami ketahui tentang ip address.

 

1.2    Saran

Sebagaimana untuk kelanjutan dalam mengantisipasi pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, maka penulis menyarankan agar pemanfaatan jaringan ini di gunakan dengan sebaik-baiknya.

administrasi infrastruktur jaringan

  a.definisi bandwidth

             bandwidth adalah suatu ukuran dari banyaknya informasi yang dapat mengalir dari suatu tempat ke tempat yang lain dalam suatu waktu tertentu.saat ini,bandwith paling banyak digunakan sebagai ukuran kecepatan aliran data.bandwidth dapat digunakan untuk mengukur,baik aliran data analog maupun aliran data digital.namun,sekarang ini istilah bandwidth banyak digunakan untuk mengukur aliran data digital.satuan yang dipakai untuk bandwidth adalah bps(bits per second).

             bandwidth adalah konsep pengukuran yang sangat penting dalam jaringan,tetapi konsep ini memiliki kekurangan atau batasan,yaitu tidak peduli bagaimana cara anda mengirim informasi maupum mendia apa yang dipakai dalam penghantaran informasi. batasan terhadap perlakuan atau cara pengiriman data misalnya adalah dengan pengiriman secara paralel(synchronous) atau serial(asynchronous),perlakuan terhadap media yang spesifik seperti media yang tidak boleh ditekuk(serat optik),pengirim dan penerima harus berhadapan langsung(line of sight),kompresi data yang dikirim,dan lain-lain.sedangkan batasan teknologi atau media transmisi data,antara lain batasan terhadap panjang media yang dipakai,kecepatan maksimal yang dipakai,maupun perlakuan khusus terhadap media yang dipakai.berikut adalah contoh tabel batasan medium dan kecepatan maksimum aliran data. 

media

        Panjang

      maksimum

Kecepatan

maksimum

Kabel coaxial 50 ohm(ethernet 10base2, thinet)

           200 m

          10-100 mbps

Kabel coaxial 75 ohm(ethernet 10base5,thicknet)

           500 m

          10-100 mbps

Utp kategori 5( ethernet 10baseT,100base-TX)

           100 m

               10 mbps

Utp kategori 5(ethernet 100base-TX,fast ethernet)

           100 m

             100 mbps

Multimode (62,5\125um)serat optik 100base-FX

            2 km

             100 mbps

Singlemode (10um core) serat optik 1000base-LX

            3 km

           1000 mbps

Wireless

            100 m

              2 mbps

Infrared (IrDA)

            1 m

              4 mbps

 

 

 

     besarnya bandwidth akan berdampak pada kecepatan transmisi.data berukuran besar akan menempuh saluran dengan bandwith yang besar.kecepatan transmisi tersebut sangat dibutuhkan untuk aplikasi komputer yang memerlukan jaringan terutama aplikasi real-time,seperti video conferencing.penggunaan bandwidth untuk LAN bergantung pada tipe alat atau medium yang digunakan,umumnya semakin tinggi bandwidth yang ditawarkan oleh sebuah alat atau medium,semakin tinggi pula nilai jualnya. sedangkan pengguna bandwidth untulWAN bergantung dari kapasitas yang ditawarkan oleh pihak ISP,karena perusahaan(organisasi)harus membeli bandwidth dari ISP.semakin tinggi bandwidht yang diinginkan,semakin tinggi pula harganya

biodata

                                             biodata me❤

          

            nama   : ochaa cntp

               kelas  : 12.tkj

               ttl    : 23 oktober 2004

             

            


VIRTUAL PRIVATE SERVER

A.evaluasi virtual private server (vps),sebagai metode unik dalam membagi sumber daya(resource)sebuah server menjadi beberapa server virtual...